Bahas apa ya??? Pertanian Indonesia sedang terpuruk dan terlupakan seperti blog ini :P Tapi sebagai individu yang peduli dengan pertanian dan juga petani (cieee.... bahasanya lebay) kami copas saja ya... beberapa teknik budidaya tanaman (akhirnya copas juga... hahahaha...)
Tampilkan postingan dengan label HIMADATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIMADATA. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 November 2016
WELCOME BACK!!!
Yeeeeee... yang terlupakan kembali lagi. setelah sekian lama tak bersua... akhirnya... :D
Bahas apa ya??? Pertanian Indonesia sedang terpuruk dan terlupakan seperti blog ini :P Tapi sebagai individu yang peduli dengan pertanian dan juga petani (cieee.... bahasanya lebay) kami copas saja ya... beberapa teknik budidaya tanaman (akhirnya copas juga... hahahaha...)
Bahas apa ya??? Pertanian Indonesia sedang terpuruk dan terlupakan seperti blog ini :P Tapi sebagai individu yang peduli dengan pertanian dan juga petani (cieee.... bahasanya lebay) kami copas saja ya... beberapa teknik budidaya tanaman (akhirnya copas juga... hahahaha...)
Siapa yang tak mengenal dengan tanaman sawi? Tanaman sawi (caisim) dengan nama ilmiah Brassica sinensis L. merupakan jenis tanaman sayur mayur (holtikultura) yang telah banyak ditanam oleh masyarakat petani baik di mancanegara maupun di Indonesia itu sendiri. Proses penanaman dan perawatan yang sangat mudah sehingga pertanian sawi lebih mudah dijangkau oleh masyarakat kecil, kelas menengah ke bawah. Prospek pertanian sawi cukup cerah di pasaran, sebab sawi hampir setiap hari selalu dicari konsumen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
tag
agroekotek,
agroekoteknologi,
agroteknologi,
BePe,
BRAWIJAYA,
HIMADATA,
sawi
Kamis, 04 Juni 2015
TANAMAN HIAS MINI
bingung mau nulis apa? pencet... pencet.. pencet.. rupanya lagi ngetren vertikultur dari botol bekas. tapi bukan itu yang mau dibahas, melainkan tanamannya yang imut-imut. kalau dijadikan taman bagus tidak ya..
akhirnya nemu juga, sudah lama juga sih.. tapi coba deh kalau dibuat kado nikahan pasti bagus. hehehe..
Umumnya tanaman hias tumbuh normal, akan tetapi bagi kalangan pecinta tanaman hias dijadikan sesuatu yang berbeda. Tanaman ditanam dengan kondisi yang kecil, kemudian mengatur pot atau tempat tumbuhnya kecil juga. Sehingga tanaman hias tidak dapat tumbuh normal. Hal ini menjadi nilai seni tersendiri sebagai contoh Sansivera, Aglonema, Talas hias, Palem, Kaktus, dan lain sebagainya.
tag
BePe,
BRAWIJAYA,
HIMADATA,
tanaman hias
Selasa, 28 April 2015
MONSTERA DELICIOSA
Tahukah kamu tentang bunga potong satu ini?
Tanaman ini tumbuh merambat atau memamjat. Dengan tumbuhnya akar dibatang. Akar tanaman ini ada yang tumbuh hingga ketanah sehingga mampu menunjang batang, dan juga bergelantung. Memiki ciri daun yang berlubang, ketika daun muda memiliki kemirapan dengan Philodendron pertusum. Tanaman ini dapat tumbuh menjalar tidak teratur, sehingga perlu adanya pemangkasan cabang dan batang.
Tanaman yang memiliki 22 (-25) jenis dari tanaman berbunga dan termasuk dalam keluarga Araceae dan berasal dari wilayah tropis Amerika. Nama jenis tanaman ini diambil dari bahasa Latin “monstrou” atau “tidak normal’, jenis tanaman ini dibedakan dari bentuk daun yang tidak lazin dengan lubang alami pada daun. Tanaman ini biasanya ditanam di dalam ruangan sebagai tanaman rumah. Jenis yang paling dikenal dari tanaman ini adalah Monstera deliciosa, yang juga dibudidayakan sebagai buah yang bisa dimakan dan memiliki rasa kombinasi antara pisang dan nanas. Sumber: tanaman potong monstera
Buah Monstera deliciosa memiliki bentuk
yang panjang dan mengerikan. Buah yang tumbuh pada pohon setinggi 20
meter ini bisa ditemukan pada Panama dan Meksiko. Buah ini berwarna
hijau dan bisa memiliki ukuran hingga 25 cm. Buah yang merupakan
keluarga anggur ini dapat digunakan untuk mengobati gigitan ular atau
radang sendi. Sumber: Buah monstera
tag
BRAWIJAYA,
HIMADATA,
Monstera,
tanaman hias
Senin, 27 April 2015
Budidaya Kailan
Wahh... lama banget gak bersua.. sapa dulu ah..
Apa kabar bravoholic?
Apa kabar bravoholic?
repost ah dari kamar sebelah...

Kailan
(Brassica oleraceae var. acephala) berasal dari Negeri Cina. Di Indonesia
kailan merupakan jenis sayuran baru, tetapi telah menjadi kegemaran keluarga.
Bentuk tanaman kailan sepintas lalu mirip dengan sawi/caisim atau kembang kol.
Daunnya panjang dan melebar seperti caisim, sedangkan warna daun dan batangnya
mirip dengan kembang kol. Batangnya agak manis dan empuk di lidah. Sedangkan
daunnya enak dan legit.
Tanaman
kailan dapat tumbuh baik ditempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin.
Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran
tinggi. Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai
dengan 1.200 meter diatas permukaan laut. Namun biasanya dibudidayakan pada
daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl. Tanaman kailan
tahan terhadap air hujan, sehingga dapat ditanam sepanjang tahun. Pada musim
kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur. Suhu yang
baik untuk pertumbuhannya berkisar antara 15-25 C. Kailan juga menghendaki
keadaan tanah yang gembur dan subur dengan pH 5,5-6,5.
Selasa, 13 Agustus 2013
Agricultural Essay Cometition
Agricultural Essay Competition (AgriECo) CARNIVAL 2013
Tema : Pertanian Indonesia di Masa Depan
Subtema :
Regenerasi Petani Muda Indonesia
Media dalam Meningkatkan Komoditas Pertanian Lokal
Generasi Muda dalam Perbaikan Sistem Pertanian
Budidaya Komoditas Lokal Unggulan
A. Ketentuan Umum
Biaya pendaftaran Rp30.000/karya
Peserta adalah pelajar SMA dan/ atau sederajat serta mahasiswa (segala jurusan) dibuktikan dengan scan kartu pelajar/ KTM
Peserta mengisi formulir pendaftaran secara online di sini atau datang ke sekretariat CARNIVAL 2013
Peserta boleh mengirimkan maksimal 3 karya, namun hanya satu yang bisa memenangkan kompetisi
Semua peserta mendapatkan sertifikat (atau e-certificate dikirim via email)
Semua karya yang dikirimkan menjadi hak panitia dan panitia berhak mempublikasikannya dengan tetap mencantumkan nama penulis
Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat
Pedoman penulisan esai dapat diunduh di sini
B. Agenda
a. Pendaftaran : 9 September – 25 Oktober 2013
b. Pembayaran : 9 September – 25 Oktober 2013
c. Penerimaan : 9 September – 31 Oktober 2013
d. Penjurian : 1 – 9 November 2013
e. Pengumuman : 10 November 2013
C. Aspek Penilaian
Kesesuaian isi dengan tema
Orisinilitas karya
Kreativitas dan inovasi dalam argumentasi
Tata bahasa dan penggunaan kata yang sesuai ejaan yang disempurnakan (EYD)
So, let's contribute to our event!
CP: Adisti (085608149956) atau Wiwit (085790381171)
Rabu, 31 Juli 2013
KOMPOS KOTORAN KAMBING, COCOK UNTUK SEGALA TANAMAN
Limbah merupakan bahan yang timbul setelah proses produksi selesai, yang umumnya dibuang. Limbah kandang dan tanaman dapat berbentuk padar, cair maupun gas. Demikian halnya limbah yang dihasilkan dari ternak kambing/domba berupa air kencing yang menyengat akan dapat menimbulkan polusi bau, kotoran mencemari lingkungan sekitarnya dan masih banyak masalah social yang ditimbulkan.
Sebetulnya bila dimanfaatkan secara baik kotoran tersebut bukan merupakan polusi justru merupakan suatu penghasilan yang bisa menghasilkan kompos (pupuk organic) yang berkualitas bila diolah dengan teknologi pengolahan menggunakan decomposer (Biostarter) bahkan menghasilkan uang yang tidak sedikit nilainya.
Pengolahan Limbah Inthil
Petani kita umumnya menggunakan pupuk kandang secara langsung, hal ini tanpa disadari pupuk tersebut masih banyak kelemahannya. Kelemahan tersebut antara lain terdapat bibit gulma, hama dan penyakit serta diperlukan dalam jumlah yang cukup besar. Agar dihasilkan pupuk organic yang berkualitas baik dan hemat dalam pemakainya, pupuk kandang (inthil) perlu diolah atau dilakukan dekomposisi dalam kondisi tertentu yang dapat dilakukan secara biologis dengan menggunakan mikroba tertentu.
Karakteristik inthil berbentuk butiran-butiran kecil, tingkat kadar air yang rendah merupakan factor yang penting dalam hal mudah dalam pengolahan dan kualitas kompos lebih baik dibanding dengan ternak yang lain, seperti sapi maupun kerbau.
Senin, 29 Juli 2013
Vertikultur Solusi Bertanam di Lahan Sempit
gak tau mau post apa :)
copas ae dari tetangga..
copas ae dari tetangga..
Vertikultur adalah cara menanam tanaman dengan system tegak/vertical. Cara menanamnya bisa menggunakan rak bertingkat/bersusun, system menggantung ataupun dengan menggunakan pot tegak.
Sabtu, 22 September 2012
Sejarah AGRICULTURE Expo HIMADATA
Nie asal muasal diadakannya agriculture expo HIMADATA FP-UB.

Agricultural MarketJurusan Budidaya Pertanian menyelenggarakan �Agricultural Market� di lapangan parkir Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, selama 3 hari (24-26 Maret 2006). Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Himpunan Mahasiswa Budidaya Pertanian (Himadata), PHKA2, dan asisten Program Studi Tanaman Hias.
Ketua Himadata, Nur Insani, mengatakan kegiatan ini bertujuan mensosialisasikan kembali budidaya pertanian khususnya, dan pertanian pada umumnya, kepada masyarakat khususnya generasi muda, dalam bentuk open house, serta mengasah kreativitas dan jiwa wirausaha mahasiwa. Lebih lanjut dijelaskannya, terkemas dalam kegiatan ini adalah pameran produk-produk pertanian, berbagai ajang pelatihan meliputi pelatihan terarium dan pemanfaatan limbah serta berbagai perlombaan yaitu merangkai bunga, terarium, senam poco-poco serta menulis essay bagi pelajar SMA se-Malang Raya. �Dalam kegiatan pameran, masing-masing program studi unjuk teknologi,
diantaranya Agronomi menampilkan keanekaragaman tanaman pangan dan hasil olahannya, pemuliaan tanaman menampilkan kultur jaringan, crafting nursery dan Hortikultura menampilkan budidaya bunga hias serta terrarium�, ungkap Nur Insani yang mahasiswa BP angkatan 2003.
Sementara itu, Ir. Sitawati MS, salah seorang staf pengajar dari Jurusan BP, mengungkap berbagai inovasi teknologi telah ditemukan dalam dunia pertanian guna meningkatkan �nilai� dari berbagai komoditasnya. Dijelaskannya di sela-sela kegiatan penjurian merangkai bunga masing-masing inovasi teknologi tersebut, di antaranya terrarium yang merupakan upaya penanaman dengan prinsip rumah kaca dalam sebuah wadah. Dengan terrarium metode basah, tanaman yang dibudidayakan biasanya berupa tanaman hias in door sementara terarium metode kering biasa menggunakan keluarga kaktus.
other>>
Agricultural MarketJurusan Budidaya Pertanian menyelenggarakan �Agricultural Market� di lapangan parkir Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, selama 3 hari (24-26 Maret 2006). Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Himpunan Mahasiswa Budidaya Pertanian (Himadata), PHKA2, dan asisten Program Studi Tanaman Hias.
Ketua Himadata, Nur Insani, mengatakan kegiatan ini bertujuan mensosialisasikan kembali budidaya pertanian khususnya, dan pertanian pada umumnya, kepada masyarakat khususnya generasi muda, dalam bentuk open house, serta mengasah kreativitas dan jiwa wirausaha mahasiwa. Lebih lanjut dijelaskannya, terkemas dalam kegiatan ini adalah pameran produk-produk pertanian, berbagai ajang pelatihan meliputi pelatihan terarium dan pemanfaatan limbah serta berbagai perlombaan yaitu merangkai bunga, terarium, senam poco-poco serta menulis essay bagi pelajar SMA se-Malang Raya. �Dalam kegiatan pameran, masing-masing program studi unjuk teknologi,
diantaranya Agronomi menampilkan keanekaragaman tanaman pangan dan hasil olahannya, pemuliaan tanaman menampilkan kultur jaringan, crafting nursery dan Hortikultura menampilkan budidaya bunga hias serta terrarium�, ungkap Nur Insani yang mahasiswa BP angkatan 2003.
Sementara itu, Ir. Sitawati MS, salah seorang staf pengajar dari Jurusan BP, mengungkap berbagai inovasi teknologi telah ditemukan dalam dunia pertanian guna meningkatkan �nilai� dari berbagai komoditasnya. Dijelaskannya di sela-sela kegiatan penjurian merangkai bunga masing-masing inovasi teknologi tersebut, di antaranya terrarium yang merupakan upaya penanaman dengan prinsip rumah kaca dalam sebuah wadah. Dengan terrarium metode basah, tanaman yang dibudidayakan biasanya berupa tanaman hias in door sementara terarium metode kering biasa menggunakan keluarga kaktus.
other>>
Selasa, 10 Januari 2012
Budidaya Anggur
nganggur gak tau mau ngapain...
coba share artikel ini aja lah!!
BUDIDAYA ANGGUR
PENDAHULUAN
Produksi anggur ( Vitis sp.) di Indonesia belum optimal. PT. Natural Nusantara berupaya meningkatkan produksi anggur secara kuantitas, kualitas dan kelestarian lingkungan (Aspek K-3) untuk bersaing di era pasar bebas.
SYARAT TUMBUH
Ketinggian 25-300 m dpl, suhu 25-310 C, kelembaban udara 75-80 %, intensitas penyinaran 50% - 80%, 3-4 bulan kering, curah hujan 800 mm/tahun dan pH tanah 6-7. Tipe tanah : liat dan liat berpasir (alluvial dan grumosol).
PERSIAPAN LAHAN
1. Bersihkan lahan, cangkul/bajak sampai gembur.
2. Pengapuran pada tanah masam dosis 5 ton/ ha.
3. Buat saluran pemasukan dan pembuangan air irigasi
4. Buat lubang tanam 60x60x50 cm / 75x75x70 cm, jarak tanam 3 x 3 m / 5 x 4 m, keringanginkan + 2-4 minggu, isikan tanah lapisan bawah ke dasar lubang.
5. Campurkan tanah lapisan atas : pupuk kandang ( + 20-40) : pasir perbandingan 1:1:2 serta Natural GLIO + 5-10 gram/lubang dan isikan ke lubang bagian atas.
PENYIAPAN BIBIT
Bibit siap tanam umur 1,5 - 2 bulan, perakarannya 5-10 cm, tumbuh sehat, bertunas dua. Kebutuhan bibit jarak tanam 3 x 3 cm sebanyak 890 batang/ha, jarak tanam 5 x 4 cm sebanyak 500 batang/ha. Sebulan sebelum tanam, bibit anggur terpilih diadaptasikan di sekitar lahan
selengkapnya>>
coba share artikel ini aja lah!!
BUDIDAYA ANGGUR
PENDAHULUAN
Produksi anggur ( Vitis sp.) di Indonesia belum optimal. PT. Natural Nusantara berupaya meningkatkan produksi anggur secara kuantitas, kualitas dan kelestarian lingkungan (Aspek K-3) untuk bersaing di era pasar bebas.
SYARAT TUMBUH
Ketinggian 25-300 m dpl, suhu 25-310 C, kelembaban udara 75-80 %, intensitas penyinaran 50% - 80%, 3-4 bulan kering, curah hujan 800 mm/tahun dan pH tanah 6-7. Tipe tanah : liat dan liat berpasir (alluvial dan grumosol).
PERSIAPAN LAHAN
1. Bersihkan lahan, cangkul/bajak sampai gembur.
2. Pengapuran pada tanah masam dosis 5 ton/ ha.
3. Buat saluran pemasukan dan pembuangan air irigasi
4. Buat lubang tanam 60x60x50 cm / 75x75x70 cm, jarak tanam 3 x 3 m / 5 x 4 m, keringanginkan + 2-4 minggu, isikan tanah lapisan bawah ke dasar lubang.
5. Campurkan tanah lapisan atas : pupuk kandang ( + 20-40) : pasir perbandingan 1:1:2 serta Natural GLIO + 5-10 gram/lubang dan isikan ke lubang bagian atas.
PENYIAPAN BIBIT
Bibit siap tanam umur 1,5 - 2 bulan, perakarannya 5-10 cm, tumbuh sehat, bertunas dua. Kebutuhan bibit jarak tanam 3 x 3 cm sebanyak 890 batang/ha, jarak tanam 5 x 4 cm sebanyak 500 batang/ha. Sebulan sebelum tanam, bibit anggur terpilih diadaptasikan di sekitar lahan
selengkapnya>>
Selasa, 08 November 2011
Akhirnya adminnya lagi gak males onlen lagi....
Tapi kok ya belum ada ide.
Saya kasih ini saja.
Tapi kok ya belum ada ide.
Saya kasih ini saja.
RANTAI II 2011
(RANGKAIAN ORIENTASI PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI)
RANTAI adalah ospek jurusan Agroekoteknologi. Oleh karena itu RANTAI wajib untuk seluruh mahasiswa baru Agroekoteknologi. RANTAI terdiri dari 2 acara yaitu acara ruang dan acara lapang. Inti dari RANTAI adalah untuk mengenalkan FORKANO dan Agroekoteknologi kepada mahasiswa baru Agroekoteknologi sekaligus mengakrabkan mahasiswa satu sama lain. RANTAI I untuk angkatan 2010 dan RANTAI II untuk angkatan 2011 begitu seterusnya.
Kamis, 08 September 2011
BUDIDAYA CABAI
A. PENDAHULUANCabai dapat ditanam di dataran tinggi maupun rendah, pH 5-6. Bertanam cabai dihadapkan dengan berbagai masalah (resiko), diantaranya, teknis budidaya, kekurangan unsur, serangan hama dan penyakit, dll.
PT. Natural Nusantara ( NASA ) berupaya membantu penyelesaian masalah tersebut, agar terjadi peningkatan produksi cabai secara kuantitas, kualitas dan kelestarian ( K-3 ), sehingga petani dapat berkompetisi di era pasar bebas.
B. FASE PRATANAM
1. Pengolahan Lahan
· Tebarkan pupuk kandang dosis 0,5 -1 ton/ 1000 m2
· Diluku kemudian digaru (biarkan + 1 minggu)
· Diberi Dolomit sebanyak 0,25 ton / 1000 m2
· Dibuat bedengan lebar 100 cm dan parit selebar 80 cm
· Siramkan SUPER NASA (1 bt) / NASA(1-2 bt)
- Super Nasa : 1 btl dilarutkan dalam 3 liter air (jadi larutan induk). Setiap 50 lt air tambahkan 200 cc larutan induk.
Atau 1 gembor ( + 10 liter ) diberi 1 sendok makan peres SUPER NASA dan siramkan ke bedengan + 5-10 m.
- NASA : 1 gembor ( + 10 liter ) diberi 2-4 tutup NASA dan siramkan ke bedengan sepanjang + 5 - 10 meter.
· Campurkan GLIO 100 - 200 gr ( 1 - 2 bungkus ) dengan 50 - 100 kg pupuk kandang, biarkan 1 minggu dan sebarkan ke bedengan.
· Bedengan ditutup mulsa plastik dan dilubangi, jarak tanam 60 cm x 70 cm pola zig zag ( biarkan + 1 - 2 minggu ).
selengkapnya-->>
download pdf
Sabtu, 06 Agustus 2011
Pasar tanaman hias di Batu mulai bangkit
Pasar tanaman hias di Batu mulai bangkit
BATU: Transaksi tanaman hias berbagai jenis untuk pasar domestik dari Kota Batu mulai bangkit dari tidur setelah lama tiarap menyusul sepinya order pengiriman ke sejumlah kota besar di Jawa, Kalimantan, dan Bali.
selengkapnya
BATU: Transaksi tanaman hias berbagai jenis untuk pasar domestik dari Kota Batu mulai bangkit dari tidur setelah lama tiarap menyusul sepinya order pengiriman ke sejumlah kota besar di Jawa, Kalimantan, dan Bali.
selengkapnya
Rabu, 13 Juli 2011
Budidaya Mentimun
I. PENDAHULUANProduksi mentimun di Indonesia masih sangat rendah padahal potensinya masih bisa ditingkatkan. Untuk itu PT. Natural Nusantara berupaya turut membantu meningkatkan produksi secara Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian (K-3).
II. SYARAT PERTUMBUHAN
2.1. Iklim
Adaptasi mentimun pada berbagai iklim cukup tinggi, namun pertumbuhan optimum pada iklim kering. Cukup mendapat sinar matahari, temperatur (21,1 - 26,7)°C dan tidak banyak hujan. Ketinggian optimum 1.000 - 1.200 mdpl.
2.2. Media Tanam
Tanah gembur, banyak mengandung humus, tata air baik, tanah mudah meresapkan air, pH tanah 6-7.
selelngkapnya klik disini
Selasa, 05 Juli 2011
Welcome MABA!!!
SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU
Fakultas Pertanian UB 2011/2012
Dilansir hpt-brawijaya.webs.com, jumlah mahasiswa baru Fakultas Pertanian UB SMPTN jalur undangan mencapai angka 692 orang, angka tersebut belum mencakup SMPTN jalur lain. Melalui republika.co.id, Rektor UB Prof Dr Yogi Sugito, Kamis (27/1) mengatakan, ketentuan pemerintah yang mewajibkan penerimaan mahasiswa 60 persen dari jalur nasional dan 40 persen dari jalur mandiri sudah siap dilaksanakan, bahkan penerimaan "maba" di UB dipatok sebesar 70 persen dari jalur nasional. "Kalau pemerintah mewajibkan 60 persen penerimaan maba dari jalur nasional, tahun ini kami justru sudah mematok 70 persen dari jalur nasional," ujarnya
Untuk informasi penerimaan mahasiswa baru Universitas Brawijaya Malang dapat diakses melalui selma.ub.ac.id. SELAMAT DATANG dan SELAMAT BERJUANG!!!
BRAVO HIMADATA!!!!
Sabtu, 19 Maret 2011
Tulisan Wartawan Tempo Terpilih Menjadi Buku
TEMPO Interaktif, Malang- Laporan mendalam yang dibuat wartawan Tempo Bibin Bintariadi berjudul Musnahnya Maskot Kota Batu terpilih menjadi satu dari sepuluh tulisan karya para jurnalis se-Indonesia yang diterbitkan menjadi buku. Buku itu diterbitkan oleh Organisasi Wartawan Lingkungan Society of Indonesian Envirenmental Journalists (SIEJ).Tulisan Bibin menceritakan tentang dampak perubahan iklim terhadap produksi apel petani di kota Batu dan dimuat di Koran Tempo pada Oktober 2010 lalu. “Selain Bibin, ada sembilan lagi karya jurnalis yang kami rangkum dalam satu buku,” kata Chairman SIEJ, IGG Maha Adi, ketika menjadi pembicara dalam peluncuran dan diskusi buku “Jurnalis dan Perubahan Iklim di Indonesia”, di Profauna Petung Sewu Malang, Sabtu (12/3).
Menurut Maha Adi, setidaknya terdapat 50 jurnalis yang mengirimkan usulan tulisan ke SIEJ. Hanya saja, setelah dilakukan proses pemilihan hanya 10 yang terpilih. “Banyak yang tidak fokus, hanya sepuluh ini kira-kira yang layak dibukukan,” ujarnya.
-selengkapnya-
Menurut Maha Adi, setidaknya terdapat 50 jurnalis yang mengirimkan usulan tulisan ke SIEJ. Hanya saja, setelah dilakukan proses pemilihan hanya 10 yang terpilih. “Banyak yang tidak fokus, hanya sepuluh ini kira-kira yang layak dibukukan,” ujarnya.
-selengkapnya-
Minggu, 13 Maret 2011
CRUDE PALM OIL

Komoditas kelapa sawit yang memiliki berbagai macam kegunaan baik untuk industry pangan maupun non pangan, prospek pengembangannya tidak saja terkait dengan pertumbuhan minyak nabati dalam negeri dan dunia, namun terkait juga dengan perkembangan sumber minyak nabati lainnya, seperti kedelai, rape seed dan bunga matahari. Dari segi daya saing, minyak kelapa sawit mempunyai daya saing yang cukup kompetitif dibanding minyak nabati lainnya, karena ; (1) produktivitas per hektar cukup tingggi ; (2) merupakan tanaman tahunan yang cukup handal terhadap berbagai perubahan agroklimat; dan ditinjau dari aspek gizi minyak kelapa sawit tidak terbukti sebagai penyebab meningkatnya kadar kolesterol bahkan mengandung beta karoten sebagai pro-vitamin A.
CPO (Crude Palm Oil) adalah komoditas minyak nabati utama sektor perkebunan sawit di Indonesia yang merupakan produsen kedua terbesar setelah Malaysia. Areal pengembangan tananam kelapa sawit rakyat mengalami pertumbuhan yang cukup singnifikan dari tahun ke tahun.
Berbagai kemajuan telah diperoleh dalam pengembangan tanaman kelapa sawit dan berbagai manfaat telah dapat diwujudkan sebagai hasil upaya dari para pelaku agribisnis kelapa sawit, dukungan dari berbagai pihak seperti perbankan, penelitian dan pengembangan serta dukungan sarana prasarana ekonomi lainnya oleh berbagai instansi terkait dalam pengembangan agribisnis kelapa sawit sangat berperan penting. Berbagai manfaat yang berhasil diwujudkan antara lain ; peningkatan pendapatan petani dan masyarakat, peningkatan ekspor, peningkatan kesempatan kerja dan yang terpenting adalah mendukung upaya dalam pengembangan wilayah agar lebih maju dan berkembang. Jika kita lihat dari sisi upaya pelestarian lingkungan hidup, tanaman kelapa sawit yang merupakan tanaman tahunan berbentuk pohon (tree crops) dapat berperan dalam penyerapan gas-gas rumah kaca atau jasa lingkungan lainnya seperti konservasi biodiversity atau eko-wisata. FAO dalam sidangnya di Roma beberapa tahun yang lalu juga telah menerima usulan dari Malaysia agar kebun kelapa sawit bisa diterima sebagai tanaman hutan karena fungsi-fungsinya yang komplementer dengan fungsi tanaman hutan.
Pengembangan agribisnis kelapa sawit di Indonesia telah memberikan dampak yang sangat positif dalam pembangunan nasional, karena kelapa sawit adalah merupkan salah satu penghasil devisa dari sektor non migas yang cukup penting.CPO (Crude Palm Oil) adalah komoditas minyak nabati utama sektor perkebunan sawit di Indonesia yang merupakan produsen kedua terbesar setelah Malaysia. Areal pengembangan tananam kelapa sawit rakyat mengalami pertumbuhan yang cukup singnifikan dari tahun ke tahun.
Berbagai kemajuan telah diperoleh dalam pengembangan tanaman kelapa sawit dan berbagai manfaat telah dapat diwujudkan sebagai hasil upaya dari para pelaku agribisnis kelapa sawit, dukungan dari berbagai pihak seperti perbankan, penelitian dan pengembangan serta dukungan sarana prasarana ekonomi lainnya oleh berbagai instansi terkait dalam pengembangan agribisnis kelapa sawit sangat berperan penting. Berbagai manfaat yang berhasil diwujudkan antara lain ; peningkatan pendapatan petani dan masyarakat, peningkatan ekspor, peningkatan kesempatan kerja dan yang terpenting adalah mendukung upaya dalam pengembangan wilayah agar lebih maju dan berkembang. Jika kita lihat dari sisi upaya pelestarian lingkungan hidup, tanaman kelapa sawit yang merupakan tanaman tahunan berbentuk pohon (tree crops) dapat berperan dalam penyerapan gas-gas rumah kaca atau jasa lingkungan lainnya seperti konservasi biodiversity atau eko-wisata. FAO dalam sidangnya di Roma beberapa tahun yang lalu juga telah menerima usulan dari Malaysia agar kebun kelapa sawit bisa diterima sebagai tanaman hutan karena fungsi-fungsinya yang komplementer dengan fungsi tanaman hutan.
selengkapnya disini
Beras Bisa Surplus 10 Juta Ton
Tidak tertutup kemungkinan beras organik dapat diekspor
PALEMBANG - Indonesia lima tahun ke depan tidak hanya surplus beras mencapai 4-5 juta ton, tetapi minimal bisa mencapai surplus 10 juta ton, karena konsumsi pangan itu cukup besar. Demikian dikatakan Menteri Pertanian (Mentan), Suswono, ketika melakukan panen perdana padi SRI (System of Rice Intensification) organik di Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Minggu (13/3).
Menurut dia, untuk menjamin ketersediaan pangan dalam negeri, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menginstruksikan lima tahun ke depan surplus beras tidak hanya 4-5 juta ton. "Jadi, lima sampai 10 tahun ke depan minimal surplus beras 10 juta ton, karena konsumsi makanan pokok itu cukup besar," ujar Suswono.
baca lebih lengkap
PALEMBANG - Indonesia lima tahun ke depan tidak hanya surplus beras mencapai 4-5 juta ton, tetapi minimal bisa mencapai surplus 10 juta ton, karena konsumsi pangan itu cukup besar. Demikian dikatakan Menteri Pertanian (Mentan), Suswono, ketika melakukan panen perdana padi SRI (System of Rice Intensification) organik di Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Minggu (13/3).
Menurut dia, untuk menjamin ketersediaan pangan dalam negeri, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menginstruksikan lima tahun ke depan surplus beras tidak hanya 4-5 juta ton. "Jadi, lima sampai 10 tahun ke depan minimal surplus beras 10 juta ton, karena konsumsi makanan pokok itu cukup besar," ujar Suswono.
baca lebih lengkap
Minggu, 30 Januari 2011
Langganan:
Postingan (Atom)




